Capability Sixpack dan Pengkajian Produk Tahunan

Capability sixpack digunakan untuk menilai proses in control ketika data terdistribusi normal atau sudah ditransformasi dengan transformasi Box-Cox. Proses dikatakan capable bila mampu meproduksi barang atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Proses harus dalam kontrol sebelum dinilai kapabilitasnya. Jika proses tidak terkontrol makan penilaian kapabilitas akan kurang tepat. Capability Sixpack menyediakan tabel dari statistik kapabilitas dan alat untuk menentukan apakah proses dalam kontrol dan data terdistribusi normal. Capability Sixpack terdiri dari:

  • Xbar chart(untuk data dengan subgroup) atau I Chart(untuk data individual)
  • R Chart(untuk data dengan subgroup) atau Moving Range(untuk data individual)
  • Last 25 Subgroups Plot(untuk data dengan subgroup) atau Last 25 Observation(untuk data individual)
  • Capability histogram
  • Normal probability plot
  • Capability plot
  • Within capability indices
  • Overall capability indices

Contoh:

Data Subgroup

Data kadar Pertablet dexa 0,5 mg sebanyak 28 data kemudian pada subgroup size diisi dengan angka 7 sehingga pada Capability Sixpack akan muncul Xbar chart dan R chart yang dikelompokkan dalam 4 grup dimana tiap grup berisi 7 data. Bila subgroup size lebih dari 9 maka akan muncul Xbar Chart dan S Chart.

capability sixpack
Capability Six Pack

Data Individual

Data kadar per tablet dexa 0,5mg sebanyak 28 data kemudian pada subgroup size diisi dengan angka 1 sehingga Capability Sixpack akan  muncul I Chart dan Moving Range Chart dimana dalam analisis ditampilkan masing-masing data secara individual bukan grup

capability sixpack2

Kapan menggunakan Subgroup dan Individual?

Data yang dikelompokkan dalam subgroup digunakan untuk data yang pengambilan sampelnya dalam jumlah tertentu dan berkala. Sebagai contoh dalam produksi tablet, bobot tablet dicek dengan cara menimbang 10 tablet tiap 15 menit selama 8 jam proses produksi maka untuk menilai kapabilitas proses maka menggunakan subgroup. Pada Capability Sixpack pada subgroup size diisi 10 sehingga pada Sixpack akan muncul Xbar dan Rchart. Sedangkan individual digunakan untuk data yang pengambilannya sekali dalam jangka waktu tertentu. Sebagai contoh  untuk evaluasi Pengkajian Produk Tahunan data kadar tablet diambil dari tiap-tiap batch(hanya 1 data tiap batch) dan selama setahun ada 24 batch maka untuk analisis kapabilitas maka digunakan data secara individual. Pada Capability Sixpack pada subgroup size diisi 1.

Chart-chart yang ada pada Capability Sixpack:

  • Xbar chart – R Chart, yaitu peta kendali variabel dimana data dikumpulkan dalam setiap pengamatan berbentuk subgroup yang besarnya 2 – 9. Peta kendali ini digunakan jika ingin mengetahui stabilitas suatu proses, jika datanya adalah data variabel, dan jika setiap data yang dikumpulkan dalam bentuk subgroup yang besarnya 2 – 9.

Dalam Xbar chart dan R chart terdapat garis-garis merah yaitu UCL dan LCL dan garis hijau adalah rata-rata. Bila data berupa titik-titk masih diantara UCL dan LCL berarti proses masih dalam kontrol.

Rumus untuk peta Xbar :

–           UCL = mean X + (3 x SD)

–           CL = mean X

–           LCL = mean X – (3xSD)

Rumus untuk peta R:

–           UCL = D4 x mean R

–           CL = mean R

–           LCL = D3 x mean R

Dimana R adalah selisih nilai data tertinggi dengan nilai data terendah dalam satu kali pengamatan dan mean R adalah rata – rata range dari total pengamatan

  • Xbar – S Chart, yaitu peta kendali variabel dimana data yang dikumpulkan dalam setiap pengamatan, dalam subgroup yang besarnya 10 atau lebih. Peta kendali ini digunakan jika ingin mengetahui stabilitas suatu proses, jika datanya adalah data variabel, jika setiap data yang dikumpulkan dalam bentuk subgroup yang besarnya > 9.
  • Individual-Moving Range Chart (I-MR atau X-MR), yaitu peta kendali variabel dimana data yang dikumpulkan dalam setiap pengamatan jumlahnya satu/tunggal. Disebut Moving Range karena range diperoleh dari data yang bergerak yakni data dari pengujian satu ke pengujian berikutnya.

Peta kendali ini digunakan dalam kondisi :

  • Jika ingin mengetahui stabilitas suatu proses
  • Jika datanya adalah data variabel
  • Jika setiap data yang dikumpulkan adalah data individu
  • Umumnya digunakan dalam industri yang berjalan 24 jam seperti semen, pupuk kima dimana dalam setiap pengambila data hasilnya relatif homogen sehingga cukup diambil satu sampel
  • Dapat juga digunakan dimana pengujian hanya dapat dilakukan sedikit saja, karena faktor biaya, atau memang sedikit produksi yang tersedia
  • Last 25 Subgroup plot/Last 25 Observation, yaitu menunjukkan distribusi pengukuran 25 subgroup/data individual terakhir. Plot ini dapat menginformasikan:
  • Bila dalam subgroup ada yang menyimpang
  • Data didistribusikan secara simetris disekitas rata-rata proses
  • Perubahan distribusi diantara subgroup
  • Capability Histogram, digunakan untuk mengecek normalitas data dengan melihat bentuk histogramdan untuk membandingkan distribusi data.
  • Normal Capability Plot, digunakan untuk menilai apakah data secara normal terdistribusi. Jika data terdistribusi secara normal titik-titik merah data akan nampak dekat dengan garis yang melintang.
  • Capability Plot, terdiri dari 3 interval:
  • Interval within mewakili toleransi proses potensial dan dihitung dengan enam kali pada standar deviasi antar subgroup
  • Overall Interval adalah toleransi proses aktual yang dihitung dengan enam kali pada standar deviasi keseluruhan.
  • Specification interval mewakili interval diantara LSL dan USL yang telah ditentukan.

Artikel ini dapat di download disini.

 

Untuk lebih jelasnya lagi dapat dibaca dalam buku :

  • Six Sigma Statistic with Excell and Minitab. Issa Bass
  • Six Sigma in the Pharmaceutical Industry: Understanding, Reducing, and Controlling Variation in Pharmaceuticals and Biologics. Brian K. Nunnally 2007

Semoga bermanfaat

Fithrul

WP

 

M. Fithrul Mubarok

M. Fithrul Mubarok

Pharmacist and Blogger at Farmasiindustri
M. Fithrul Mubarok, S.Farm.,Apt adalah Blogger Professional Farmasi Industri pertama di Indonesia, pendiri dan pengarang dari FARMASIINDUSTRI.COM sebuah blog farmasi industri satu-satunya di Indonesia.
Anda dapat berlangganan (subscribe) dan menfollow blog ini untuk mendapatkan artikel terkait farmasi industri.
Email: fithrul.mubarok23@gmail.com
WhatsApp/WA: 0856 4341 6332
M. Fithrul Mubarok

Latest posts by M. Fithrul Mubarok (see all)

tinggalkan komentar .........