Perbedaan Kandungan Air dengan Loss Of Drying (LOD)

Banyak profesional farmasi, termasuk apoteker yang bingung mengenai konsep kandungan air dan loss on drying (LOD).

Kandungan air diukur menggunakan titrasi Karl Fisher dan hanya mengandung air misal kandungan uap air. Hasil pengukuran tidak mengandung zat mudah menguap lain selain air.

LOD diukur dengan memanaskan sampel dibawah titik lelehnya dalam oven dan itu semua zat menguap termasuk kandungan air dan semua pelarut. LOD adalah teknik analisis tidak spesifik , menghilangkan tidak hanya air tapi seluruh pengotor mudah menguap seperti alkohol dari sampel.

Tingkat pengeringan tergantung pada suhu dan waktu pengeringan. LOD atau total kandungan uap dalam Produk Farmasi, termasuk air terikat dan air bebas. Bila terdapat zat mudah menguap lain (pengotor) dalam sampel seperti alkohol maka LOD akan lebih tinggi daripada kandungan air.

Dalam kasus lain, LOD dapat lebih rendah daripada kandungan air, karena kristal air terikat mungkin tidak hilang dengan pemanasan.

% LOD = % Kandungan Air – % molekul air di bahan baku aktif obat

Pengukuran LOD di desain untuk mengukur jumlah air dan zat mudah menguap dalam sampel ketika sampel di keringkan dengan kondisi tertentu misal 105°C, 3 jam.

Sifat bahan baku atau bahan aktif dalam formulasi harus diketahui secara pasti termasuk kandungan air atau LOD. Kandungan air ini dapat mempengaruhi penimbangan bahan, seperti kita ketahui penimbangan bahan dalam formulasi harus tepat termasuk memperhitungkan kandungan air terutama untuk zat hidrat atau anhidrat. LOD merupakan info yang penting dalam menghitung kandungan obat yang akan ditimbang untuk menentukan jumlah yang tepat dari zat anhidrat yang dibutuhkan.

granule
Pentingnya diketahui sifat bahan baku termasuk LOD

Perhitungan LOD ini salah satu aplikasi yang penting adalah pada pengeringan bahan mengunakan FBD. Nilai LOD ini dipantau dan ditargetkan mencapai nilai tertentu. Granul setelah granulasi biasanya akan dikeringkan menggunakan FBD, nilai LOD ini sangat penting karena pengaruh ke langkah berikutnya. Bila nilai LOD diluar batas yang dipersyaratkan biasanya akan pengaruh ke blending atau pencetakan tablet.

imgf000031_0001
Pentingnya parameter LOD dalam Pengeringan

Metode yang populer digunakan adalah metode  thermogravimetri. Thermogravimetri adalah teknik dimana berat sampel direkam sebagai fungsi dari temperatur sesuai dengan program dalam alat. Contoh alatnya adalah halogen Moisture Analyzer.

halogen moisture analyzer
Halogen Moisture Analyzer

 

Prinsip kerja alat ini adalah ketika sampel dimasukkan ke alat sampel akan ditimbang, kemudian radiator halogen muai mengeringkan sampel. Dalam waktu bersamaan timbangan yang terintegrasi secara terus-menerus mencatat berat sampel. Total kehilangan berat sampel diterjemahkan sebagai kandungan total cairan (termasuk air).

prinsip thermogravimetri
Semoga bermanfaaPrinsip Thermogravimetri

 

Semoga Bermanfaat

 

Fithrul

Sumber:

  • http://www.pharmaguideline.com/2011/11/differece-between-water-content-and.html
  • http://www.pharmaguideline.com/2011/08/what-is-loss-on-drying-and.html
  • http://id.mt.com/id/en/home/microsites/moisture-check/Guide_analyse/meas_principal.html

 

 

 WP

 

 

M. Fithrul Mubarok

M. Fithrul Mubarok

Pharmacist and Blogger at Farmasiindustri
M. Fithrul Mubarok, S.Farm.,Apt adalah Blogger Professional Farmasi Industri pertama di Indonesia, pendiri dan pengarang dari FARMASIINDUSTRI.COM sebuah blog farmasi industri satu-satunya di Indonesia.
Anda dapat berlangganan (subscribe) dan menfollow blog ini untuk mendapatkan artikel terkait farmasi industri.
Email: fithrul.mubarok23@gmail.com
WhatsApp/WA: 0856 4341 6332
M. Fithrul Mubarok

Leave a Reply

Your email address will not be published.