Perhitungan MACO Validasi Pembersihan

Validasi pembersihan adalah salah satu validasi yang ada di Industri Farmasi dan juga dipersyaratkan oleh CPOB. Validasi ini penting untuk mencegah kemungkinan kontaminasi dan kontaminasi silang dari bahan baku ataupun produk. Seperti kita ketahui kontaminasi silang dapat berakibat tercemarnya produk dengan zat yang seharusnya tidak terdapat dalam formula. Bila zat/bahan yang mengkotaminasi mempunyai sifat yang poten (kadar kecil efek besar) dapat berbahaya, misalnya obat jantung nitroglyserin masuk ke dalam obat penurun panas paracetamol maka orang yang seharusnya demam bisa turun tapi karena tercemar obat jantung pasien akan berdetak-detak lebih jantungnya. Efek yang tidak diinginkan ini dapat berakibat membahayakan pasien.

Salah satu tahap yang sulit dalam validasi pembersihan adalah perhitungan Maximum Allowable Carryover (MACO) untuk penetapan residu bahan aktif obat. Perhitungan dapat dilihat di POPP jilid 1 halaman 588.

MACO
Perhitungan MACO dalam POPP jilid 1

Penetapan Batas Cemaran dapat berdasarkan ketentuan:

  1. Dosis Terapetik Harian
  2. Data Toksisitas
  3. Batas Umum 10 ppm
  4. Batas Visual

Dari batas diatas dipilih worst case dimana dipilih paling kecil nilainya. Dengan dipilih nilai yang paling kecil diharapkan potensi cemaran semakin kecil sehingga kontaminasi dapat dikurangi resikonya. Saya pernah menghitung manual keempat batas cemaran diatas, cukup rumit juga..apalagi bukan hanya satu produk tapi beberapa produk. Bisa dihitung berapa batas cemaran yang harus dihitung satu persatu. Dalam artikel ini saya tidak akan membahas cara perhitungan MACO secara manual karena sudah ada beberapa blog yang menyajikan perhitungannya.

Perhitungan MACO akan lebih mudah bila dilakukan menggunakan file Excell yang telah diprogram.

MACO excell
Perhitungan MACO otomatis menggunakan Excell

Dengan perhitungan MACO otomatis menggunakan excell kita tinggal memasukkan data-data yang diminta program dan akan terhitung otomatis berserta laporan hasil beserta grafiknya.

Berikut download file excell MACO otomatis:

  • Cleaning_Validation_MACO_v2.1” yang dapat digunakan untuk perhitungan kriteria penerimaan untuk produk Solid dan Liquid
  • MACO for Topical Formulations”, file excell ini dapat digunakan untuk menghitung batas penerimaan untuk sediaan topikal (krim atau salep) berdasarkan artikel
    M. Ovais and Lai Yeo Lian, “Setting Cleaning Validation Acceptance Limits for Topical Formulations,” Pharm. Technol. 32(1):96 – 102. Artikel dapat dilihat disini: http://www.pharmtech.com/setting-cleaning-validation-acceptance-limits-topical-formulations

Kredit diberikan kepada Mohammad Ovais yang telah menyusun file excell untuk perhitungan MACO.

Semoga Bermanfaat

Salam

M. Fithrul Muabrok,S.Farm.,Apt

WP

 

M. Fithrul Mubarok

M. Fithrul Mubarok

Pharmacist and Blogger at Farmasiindustri
M. Fithrul Mubarok, S.Farm.,Apt adalah Blogger Professional Farmasi Industri pertama di Indonesia, pendiri dan pengarang dari FARMASIINDUSTRI.COM sebuah blog farmasi industri satu-satunya di Indonesia.
Anda dapat berlangganan (subscribe) dan menfollow blog ini untuk mendapatkan artikel terkait farmasi industri.
Email: fithrul.mubarok23@gmail.com
WhatsApp/WA: 0856 4341 6332
M. Fithrul Mubarok

23 Comments



  1. maaf,,mau tanya,,sebenarnya ada ga sih satuan utk perhitungan MACO itu
    sendiri..saya lebih ngerti kalau digambarkan dalam satuannya..
    atau bisa lebih di jelaskan lebih detail ttng maksud dari perhitungan MACO
    saya sedang bertugas membuat protokol val. pembersihan dan butuh
    mengerti dng betul2 ttng hal tersebut..terima kasih sblmnya

    Reply

    1. Satuannya adalah mg /kg untuk HPLC, bila TOC Satuannya ppm /PPB, tergantung menggunakan data toksisitas, dosis Terapetik atau batas 10 ppm, untuk lebih mudahnya pakai saja rumus excell diatas tinggal masukkan data semua perhitungan MACO sudah terhitung otomatis

      Reply

      1. di excel itu beda product B1 dan B2 apa yah??

        Reply

        1. selama validasi pembersihan adalah ganti dari produk 1 (B1) ke produk ke 2 (b2), biasanya dari industri menentukan produk markernya apa saja

          Reply

          1. saya punya produk marker utama 1 pct dan marker kedua adalah kloram. nah yang jadi B1 dan B2 itu yang mana?
            klo A kan pct


          2. B1=produk dengan daily dose terbesar, B2= produk dengan ukuran batch yg paling kecil, dalam sheet MACO sudah dijelaskan


      2. file nya kok gabisa di download yaa mas?

        Reply

  2. soalnya d sheet di jelaskan B1=B2 sedangan berdasarkan kajian resiko yg sy lakukan terhadap 4 zat aktif (pct, ambroxol, kloram, cotri) B1 pct B2 itu ambroxol jadi saya bingung. mohon di arahkan

    Reply

  3. Tolong informasikan dan jelaskan metode analisis teepol, yang digunakan utk data validasi pembersihan

    Reply

    1. untuk analisa teepol harus ditentukan dahulu senyawa apa yang akan diukur dalam detergen tersebut, bila sudah ditentukan baru dicari metode pemeriksaannya melalui HPLC/GC, setelah ditemukan metodenya kemudian dilakukan validasi metode analisis residunya. Bila sudah baru dilakukan trial dicari berapa persen recoverynya.

      Sebagai info validasi pembersihan akan lebih cepat dan simpel menggunakan TOC, bisa dibaca postingan saya di http://farmasiindustri.com/industri/validasi-pembersihan-dengan-toc-analyzer-vs-hplc.html

      semoga membantu, terima kasih telah berkomentar 🙂

      Reply

  4. Apakah Mas Fithrul tahu perhitungan manual MACO yang sesuai dengan CPOB 2012? Dan apakah punya contoh perhitungan manualnya juga? Saya sudah mencoba membacanya, namun belum mengerti juga.
    Untuk contoh perhitungan MACO yang telah difile Excel yang ada di blog Mas Fithrul apakah itu sesuai dengan standart CPOB? Karena saya agak bingung juga.
    Mohon penjelasannya.
    Terima kasih.

    Reply

  5. Apakah Mas Fithrul tahu perhitungan manual MACO yang sesuai dengan CPOB 2012? Dan apakah punya contoh perhitungan manualnya juga? Saya sudah mencoba membacanya, namun belum mengerti juga.
    Untuk contoh perhitungan MACO yang telah difile Excel yang ada di blog Mas Fithrul apakah itu sesuai dengan standart CPOB? Karena saya agak bingung juga.

    Mohon penjelasannya.
    Terima kasih

    Reply

    1. perhitungan manual MACO saya dahulu pernah hitung sesuai CPOB POPP 1 halaman 588, untuk sekarang saya sudah lupa. Apakah perhitungan manual dengan excell yang ada ada di halaman ini sesuai tidaknya harus dibuktikan dengan validasi software, itulah gunanya validasi software sesuai CPOB Aneks & Sistem komputerisasi. Untuk mudahnya hitung perhitungan MACO dan manual sebanyak 3-5 perhitungan, buktikan hasilnya mirip atau tidak, bila mirip dibuktikan dengan statistik dan terdokumentasi saya kira sudah cukup utk validasinya. Memang utk perhitungan di CPOB agak membingungkan karena tidak disertai dengan contoh. Semoga menjawab. Terima kasih telah berkunjung di farmasiindustri.com

      Reply

      1. Untuk rumus POPP Jilid I Hal 588, tertera bahwa ada produk X yang harus dihilangkan, dan produk berikutnya (Y). Lalu, kita sudah menentukan produk marker. Produk marker itu apakah sama dengan produk X yang harus dihilangkan? Atau produk Y?

        Reply

      2. Untuk rumus POPP Jilid I Hal 588, tertera bahwa ada produk X yang harus dihilangkan, dan produk berikutnya (Y). Lalu, kita sudah menentukan produk marker. Produk marker itu apakah sama dengan produk X yang harus dihilangkan? Atau produk Y?
        Misalnya dari 90 produk, sudah ditentukan 1 produk marker. Lalu, apakah kita harus menghitung MACO 90 produk tersebut?

        Reply

        1. sepaham saya produx X adalah marker karena marker adalah yang harus dihilangkan sisa produknya, marker dipilih karena dia yang paling sulit dihilangkan. Bila kita sudah menentukan marker (dengan proses yang rasional-scientific) dari 90 produk, produk yang lain tidak perlu dihitung MACOnya. Akan lebih baik cari second opinion yan lain, barangkali pemahaman saya kurang tepat

          Reply

          1. lalu, di CPOB tertera bahwa untuk MDD produk Y x berat unit dosis dalam mg. Yang dimaksud dengan “berat unit dosis” ini apakah dosis sekali pakai? Misal Asam Mefenamat untuk dosis maksimal perhari adalah 1,5 g, dan dosis penggunaan sekali pakai adalah 500 mg. Yang dimaksudkan dengan “berat unit dosis dalam mg” apakah dosis sekali pakai atau yang MDD produk As Mefenamat itu langsung 1,5 g yang nantinya akan diubah ke mg?
            Mohon penjelasannya.


          2. menurut saya berat dosis adalah berat zat aktif mefenamat dalam tablet sekali dalam penggunaan, dalam kasus ini adalah 500 mg


  6. Apakah Mas Fithrul tahu perhitungan manual MACO yang sesuai dengan CPOB 2012? Dan apakah punya contoh perhitungan manualnya juga? Saya sudah mencoba membacanya, namun belum mengerti juga.
    Untuk contoh perhitungan MACO yang telah difile Excel yang ada di blog Mas Fithrul apakah itu sesuai dengan standart CPOB? Karena saya agak bingung juga.

    Mohon penjelasannya.
    Terima kasih

    Reply

  7. MACO= MSD (produk X) x 10^6 / SF x MDD (produk Y)
    dimana MDD poduk Y: maximum daily dose dari produk berikutnya x berat unit dosis dlm mg.

    Misalnya, untuk produk Y adl as. mefenamat, dosis maksimum sehari adl 1,5 g (1500 mg)
    Berarti untuk MDD produk Y adalah 1500 mg x 500 mg = 750000 mg,
    apakah benar demikian mas?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.