Uji T dan F dalam Kimia Analisis Industri Farmasi

future-pharma_page40_image6

Uji t dapat digunakan untuk membandingkan:

–  Rata-rata kumpulan data dengan suatu nilai tunggal (one-sample test)

–   Rata-rata dari dua kumpulan data independen

–   Efek dua perlakuan yang diterapkan pada salah satu objek test yang berbeda(disebut juga uji t pasangan)

a. Rata-rata kumpulan data dengan suatu nilai tunggal (one-sample test)

Tes ini digunakan untuk menentukan apakah rata-rata sampel dari kumpulan data berbeda signifikan dari nilai target atau batas yang ditentukan. Biasanya ini digunakan pada kimia analisis untuk menentukan apakah rata-rata dari kumpulan data yang didapat dari analisis material yang didapat dari suplier berbeda signifikan dengan nilai standar yang seharusnya.

Contoh:

Seorang analis sedang melakukan validasi metoda analisis untuk menentukan kadar kolesterol dalam susus. Sebagai bagian dari uji, 10 CRM(Certified Reference Material) dianalisis. Hasilnya sebagai berikut: 271,4  266,3   267,8   269,6   268,7  272,5  269,5   270,1  269,7  268,6. Konsentrasi CRM standar yang tertera pada label sebesar 274,7 mg per 100 g. Analis ingin mengetahui apakah rata-rata hasil yang didapat berbeda signifikan dengan nilai standar yang tertera pada label?.

Cara penyelesaian selengkapnya dapat di download disini

WP

M. Fithrul Mubarok

M. Fithrul Mubarok

Pharmacist and Blogger at Farmasiindustri
M. Fithrul Mubarok, S.Farm.,Apt adalah Blogger Professional Farmasi Industri pertama di Indonesia, pendiri dan pengarang dari FARMASIINDUSTRI.COM sebuah blog farmasi industri satu-satunya di Indonesia.
Anda dapat berlangganan (subscribe) dan menfollow blog ini untuk mendapatkan artikel terkait farmasi industri.
Email: fithrul.mubarok23@gmail.com
WhatsApp/WA: 0856 4341 6332
M. Fithrul Mubarok

Leave a Reply

Your email address will not be published.