Daftar Isi
Key Quality Systems in the Pharmaceutical Industry
Sistem Manajemen Kualitas Farmasi (Pharmaceutical Quality Management System atau PQMS) merupakan kerangka komprehensif yang dirancang untuk memastikan bahwa produk farmasi secara konsisten diproduksi, diuji, disimpan, danDidistribusikan untuk memenuhi persyaratan kualitas, keselamatan, efektivitas, dan regulasi yang telah ditetapkan. PQMS ini didasarkan pada prinsip-prinsip ICH Q10 Sistem Kualitas Farmasi, WHO GMP, EU GMP, undang-undang FDA AS 21 CFR Bagian 210 & 211, PIC/S GMP, serta regulasi internasional lainnya pengelolaan risiko kualitas
Dalam pengelolaan depresi manufaktur farmasi, sistem ini menjadi sistem CAPA yang komprehensif untuk menjamin kualitas produk dari proses produksi hingga pasien yang menerima obat tersebut.
- Document Management SystemTujuan: Memastikan semua dokumen GMP disiapkan, ditinjau, disetujui, diterbitkan, dirubah, diarsipkan, dan dikontrol secara sistematis.
Rekaman: Buku Kualitas, Prosedur Operasi Standar (SOP), Spesifikasi, Resep Formula Utama (MFR), Resep Pembuatan Batch (BMR), Resep Kemasan Batch (BPR), Protokol dan Laporan Validasi, Metode Uji, Buku Log, Format dan Template.
Aktivitas Utama: Persiapan dokumen, Tinjauan teknis, Persetujuan kualitas, Kontrol versi, Riwayat perubahan, Tinjauan periodik, Pengendalian dokumen yang sudah usang, Arsip dan retensi.
Referensi Regulasi: WHO GMP, EU GMP Bagian 4, FDA 21 CFR Bagian 211.
- Change Control System
Tujuan: Memastikan bahwa semua perubahan dievaluasi secara ilmiah, disetujui, diimplementasi, dan diverifikasi tanpa mengganggu kualitas produk.
Jenis Perubahan: Peralatan, Fasilitas, Utilitas, Proses, Metode Analitis, Material Kemasan, Material Baku, Software, Vendor, Dokumen.
Proses: Inisialisasi → Penilaian Risiko → Penilaian Dampak → Persetujuan → Implementasi → Verifikasi → Penutupan.
Manfaat: Mencegah konsekuensi yang tidak disengaja, Mempertahankan status yang sudah divalidasi, Memastikan kepatuhan regulasi.
- Deviation Management System
Tujuan: Menyidikan setiap kejadian terencana/terencana yang menyimpang dari prosedur atau spesifikasi yang disetujui.
Jenis: Terencana, Terencana (tidak terencana), Krusial, Besar, Kecil.
Alat Penyidikan: Analisis 5 Mengapa, Diagram Ikan, Analisis Pohon Kesalahan, Analisis Waktu.
Output: Akar Penyebab, CAPA (Perbaikan dan Pencegahan), Pengecekan Efektivitas.
- CAPA (Corrective and Preventive Action)
Untuk menghilangkan masalah yang sudah ada dan mencegah kejadian ulang.
Sumber: Depresi, Observasi Auditing, Keluhan, OOS/OOT, Keluhan Pasar, Recall.
Langkah: Identifikasi Masalah, Penyidikan, Akar Penyebab, Perencanaan Aksi, Implementasi, Verifikasi Efektivitas, Penutupan.
- Quality Risk Management (QRM)
Berdasarkan ICH Q9.
Tujuan: Mengidentifikasi, mengevaluasi, mengontrol, menyampaikan, dan meninjau risiko.
Alat: FMEA, HACCP, Matriks Risiko, HAZOP, Diagram Ikan.
Aplikasi: Validasi, Kualifikasi, Validasi Pembersihan, Asuransi Sterilitas, Kualifikasi Vendor.
- Internal Audit (Self Inspection)
Tujuan: Menilai kepatuhan GMP dan menemukan peluang perbaikan.
Area: Produksi, Gudang, QC, QA, Engineering, Mikrobiologi, Utilitas.
Frekuensi: Jadwal berdasarkan risiko tahunan.
Output: Laporan Audit, CAPA, Pengikut.
- Supplier Qualification and Vendor Management
Tujuan: Memastikan vendor secara konsisten menyediakan bahan yang memenuhi persyaratan kualitas.
Aktivitas: Assessment Vendor, Kuestioner GMP, Perjanjian Kualitas, Penilaian Risiko, Audit On-site, Pengawasan Performa.
Bahan: API, Ekstran, Material Kemasan, Laboratorium Kontrak, Produsen Kontrak.
- Training Management System
Tujuan: Memastikan personel memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
Latihan Termasuk: GMP, GDP, Data Integrity, SOP, Keamanan, Higiene, Operasi Alat, Teknik Aseptik.
Evaluasi: Uji Tulis, Demonstrasi Praktis, Pengamatan, Retraining.
- Validation Management
Tipe Validasi: Proses, Pembersihan, Metode Analitis, Sistem Komputer, Transportasi, Sterilisasi, Waktu Tahan.
Siklus: URS → DQ → IQ → OQ → PQ → Verifikasi Lanjutan.
- Qualification System
Kualifikasi Peralatan: IQ (Installation Qualification), OQ (Operational Qualification), PQ (Performance Qualification).
Utilitas: Utilitas merupakan tulang punggung pembuatan farmasi dengan menyediakan kondisi lingkungan terkontrol, air terhitung tinggi, gas bersih, dan layanan yang andal esensial untuk memproduksi obat yang aman, efektif, dan berkualitas tinggi. Desain, kualifikasi, pengawasan, pemeliharaan, dan dokumentasi sistem utilitas yang tepat krusial untuk mempertahankan kepatuhan GMP, mengurangi risiko kontaminasi, memastikan operasi yang tidak terganggu, dan melindungi keselamatan pasien.
- Complaint Management
Tipe: Keluhan Produk, Keluhan Pasar, Keluhan Medis.
Evaluasi: Review Batch, Retain Sample, Ekaminasi Akar Penyebab, CAPA, Analisis Trend.
- Product Recall System
Klasifikasi: Kelas I, Kelas II, Kelas III.
Aktivitas: Penilaian Risiko, Notifikasi, Retrieval, Reconciliation, Pengecekan Efektivitas, Laporan Reguler.
- Product Quality Review (PQR/APQR)
Tujuan: Review tahunan kualitas produk.
Termasuk: Depresi, Keluhan, Stabilitas, OOS, Status Validasi, Tren Hasil.
Output: Perbaikan Proses yang Berkelanjutan.
- Stability Program
Tipe: Stabilitas Panjang, Accelerated, Intermediate, Ongoing.
Parameter: Assay, Dissolution, Related Substances, Appearance, Humidity, pH, Sterility (terkait).
- Out of Specification (OOS)
Tujuan: Menyidikan hasil laboratorium yang tak terduga.
Fase I: Penyidikan Laboratorium.
Fase II: Penyidikan Pembuatan.
- Out of Trend (OOT)
Menyidikan hasil analitis yang menunjukkan tren yang tidak biasa meskipun masih dalam spesifikasi.
Contoh: Penurunan Assay bertahap, Peningkatan Impuritas, Drift Stabilitas.
- Laboratory Control System
Termasuk: Validasi Metode, Kalibrasi, Kualifikasi Alat, Manajemen Reagen, Pengontrol Referensi, Data Review.
- Calibration and Preventive Maintenance
Memastikan akurasi dan keandalan alat.
Alat: Balance, HPLC, GC, UV, pH Meter, Autoclave, Incubator, Stability Chambers.
- Data Integrity System
Berdasarkan prinsip ALCOA+: Attributable (Dapat Dihayati), Legible (Bisa Dibaca), Contemporaneous (Kontemporer), Original (Asli), Accurate (Akurat), Complete (Lengkap), Consistent (Konsisten), Enduring (Tahan Lama), Available (Tersedia).
Syarat: Audit Trail, Tanda Tangan Digital, Manajemen Akses Pengguna, Cadangan dan Pemulihan, Review Rutin Audit Trail Komputer.
- Environmental Monitoring Program (Fasil Steril)
Pemantauan Termasuk: Penyelamaran Udara yang Terdampak (Viable), Penyelamaran Partikel yang Tidak Terdampak (Non-Viable), Pemantauan Permukaan, Pemantauan Personil, Suhu, Kelembaban, Perbedan Tekanan.
Referensi: EU GMP Annex 1 (2022).
- Cleaning and Sanitation Program
Termasuk: Prosedur Pembersihan, Validasi Pembersihan, Rotasi Desinfektan, Batas Sisa, Verifikasi Pembersihan Alat.
- Qualification of Personnel
Termasuk: Kedokteran Pemeriksaan, Gowning, Kualifikasi Proses Aseptik (Media Fill), Visual Inspeksi, Requalifikasi Tahunan.
- Distribution and GDP System
Kontrol: Kondisi Penyimpanan, Pemetaan Suhu, Validasi Transportasi, Cold Chain.
Catatan: Sistem-manajemen-kualitas-farmasi yang komprehensif seperti ini adalah fondasi esensial untuk memproduksi obat-obatan yang aman, efektif, dan berkualitas tinggi sesuai dengan standar regulasi global. Setiap komponen bekerja berinterdependen untuk menjamin bahwa setiap produk yang keluar dari fasilitas memenuhi kriteria kualitas yang ditetapkan dari produksi hingga pasien yang menerima obat tersebut.




