- Prinsip Kerja: UPLC mengikuti prinsip dasar kromatografi cair tradisional, di mana pemisahan komponen sampel didasarkan pada interaksi mereka dengan fase diam dan fase gerak. Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan kolom dengan ukuran partikel yang jauh lebih kecil, yang meningkatkan efisiensi pemisahan
Keuntungan:
- Kecepatan: UPLC menawarkan waktu analisis yang lebih cepat dibandingkan HPLC, berkat ukuran partikel yang lebih kecil yang memfasilitasi pemisahan yang lebih cepat dan lebih efisien¹.
- Resolusi Tinggi: Dengan partikel yang lebih kecil, UPLC dapat mencapai resolusi yang lebih tinggi dalam pemisahan komponen
- Sensitivitas: Sensitivitas yang ditingkatkan memungkinkan deteksi senyawa dalam konsentrasi yang lebih rendah
- Efisiensi: Pengurangan waktu operasional dan konsumsi pelarut berkontribusi pada efisiensi yang lebih besar dan biaya operasional yang lebih rendah
Kekurangan:
- Tekanan Balik Tinggi: Tekanan yang lebih tinggi yang diperlukan untuk UPLC dapat mengurangi umur kolom dibandingkan dengan HPLC
- Regenerasi Partikel: Partikel dengan ukuran kurang dari 2 μm biasanya tidak dapat diregenerasi, yang bisa menjadi batasan dalam beberapa aplikasi
UPLC telah menjadi pilihan yang populer di laboratorium analitik karena kemampuannya untuk meningkatkan throughput dan kualitas data analitik, sambil mengurangi waktu dan biaya yang terkait dengan analisis kromatografi.
Kromatografi cair kinerja tinggi dan kromatografi cair kinerja ultra adalah teknik pemisahan yang digunakan untuk memisahkan berbagai komponen yang ditemukan dalam campuran kompleks. UPLC bekerja pada tekanan tinggi dan ukuran partikel kolom lebih kecil, sedangkan HPLC bekerja pada tekanan rendah, sehingga UPLC menawarkan deteksi dan pemisahan yang lebih baik, waktu pengoperasian lebih singkat, dan konsumsi pelarut lebih sedikit.
Perbedaan HPLC dan UPLC
HPLC dan UPLC keduanya beroperasi berdasarkan prinsip yang serupa, namun perbedaan signifikan terletak pada ukuran partikel dalam kolom. UPLC menggunakan partikel yang lebih kecil, di bawah 2 μm, yang menghasilkan peningkatan performa dan keandalan sistem. Ini memungkinkan UPLC untuk bekerja pada tekanan yang jauh lebih tinggi, hingga 15000 psi, dibandingkan dengan HPLC yang bekerja pada tekanan hingga 6000 psi. Akibatnya, UPLC dapat memproses sampel lebih cepat, sekitar 3-10 menit, berbanding dengan 10-20 menit untuk HPLC, mengurangi biaya operasional dan konsumsi pelarut.
Rangkuman Perbedaan HPLC dan UPLC


