Mengenal Fungsi dan Jenis Pass Box: Menjaga Integritas Cleanroom di Industri Farmasi

Mengenal Fungsi dan Jenis Pass Box: Menjaga Integritas Cleanroom di Industri Farmasi

Pendahuluan

Dalam industri farmasi, pengendalian kontaminasi adalah harga mati. Setiap fasilitas produksi dirancang sedemikian rupa untuk meminimalkan risiko pencemaran mikroba, partikulat, dan kontaminasi silang antar produk. Salah satu komponen kritikal yang sering kali terabaikan namun memiliki peran vital dalam menjaga integritas area bersih (cleanroom) adalah Pass Box.

Pass Box adalah peralatan tambahan untuk laboratorium atau pabrik farmasi yang berfungsi sebagai sarana transfer material antara dua area dengan kelas kebersihan yang berbeda atau sama. Penggunaan Pass Box bertujuan untuk meminimalkan frekuensi pembukaan pintu utama cleanroom dan mengurangi lalu lintas personel, yang merupakan sumber kontaminasi utama dalam lingkungan manufaktur farmasi.

Fungsi Utama Pass Box dalam GMP (CPOB)

Berdasarkan pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), perpindahan barang antar ruang harus dilakukan dengan cara yang tidak mengganggu pola aliran udara atau menyebabkan kontaminasi. Di sinilah Pass Box berperan penting. Beberapa fungsi utamanya meliputi:

  • Mencegah Kontaminasi Silang: Dengan sistem interlock, Pass Box memastikan bahwa kedua pintu tidak dapat dibuka secara bersamaan, sehingga udara dari area kotor tidak langsung masuk ke area bersih.
  • Efisiensi Operasional: Mengurangi kebutuhan personel untuk masuk dan keluar area bersih hanya untuk mengantar material kecil.
  • Menjaga Tekanan Udara: Membantu mempertahankan perbedaan tekanan (pressure differential) antar ruang yang sangat krusial untuk mencegah turbulensi udara.

Jenis-Jenis Pass Box di Industri Farmasi

Pemilihan jenis Pass Box sangat bergantung pada klasifikasi kebersihan ruangan (Grade A, B, C, atau D) dan jenis produk yang sedang diolah. Secara umum, terdapat dua jenis utama:

1. Static Pass Box (Pass Box Statis)

Static Pass Box digunakan untuk transfer material antar dua area yang memiliki kelas kebersihan yang setara atau di mana aliran udara laminar tidak diperlukan. Alat ini tidak dilengkapi dengan sistem filtrasi udara internal. Biasanya, Pass Box ini dilengkapi dengan lampu UV (Ultraviolet) untuk membantu dekontaminasi permukaan barang sebelum diambil dari sisi lainnya.

BACA JUGA  Apa itu Kerangka Kerja Manajemen Risiko dalam CPOB ?

2. Dynamic Pass Box (Pass Box Dinamis)

Dynamic Pass Box bekerja layaknya “airlock” kecil. Alat ini dilengkapi dengan unit filtrasi udara sendiri, biasanya menggunakan HEPA Filter yang menciptakan aliran udara vertikal (Laminar Air Flow). Pass Box dinamis digunakan ketika material dipindahkan dari area dengan kelas kebersihan rendah ke kelas yang lebih tinggi (misalnya dari Kelas C ke Kelas B). Udara bersih yang disirkulasikan akan menyapu partikel yang mungkin menempel pada permukaan material.

Sistem Interlock dan Fitur Keamanan

Fitur paling krusial dari Pass Box di industri farmasi adalah sistem interlock mekanik atau elektronik. Sistem ini menjamin bahwa satu pintu hanya bisa dibuka jika pintu di sisi seberangnya tertutup rapat. Selain itu, penggunaan lampu UV biasanya dikontrol oleh timer untuk memastikan paparan yang cukup guna membunuh mikroorganisme di permukaan material sebelum pintu sisi “bersih” dibuka.

Indikator visual seperti lampu LED (merah/hijau) sering ditambahkan untuk memberikan sinyal kepada operator mengenai status pintu. Pada model yang lebih canggih, terdapat sensor tekanan untuk memantau kinerja HEPA filter pada tipe dinamis.

Prosedur Operasional dan Pembersihan

Sebagai praktisi di industri farmasi, sangat penting untuk memiliki Prosedur Operasional Standar (SOP) terkait penggunaan Pass Box. Beberapa poin penting dalam operasionalnya meliputi:

  • Pembersihan rutin menggunakan agen sanitasi yang tervalidasi (seperti Isopropil Alkohol 70%).
  • Penggantian lampu UV secara berkala sesuai dengan jam operasional yang disarankan manufaktur.
  • Validasi berkala terhadap integritas HEPA filter (untuk tipe dinamis) dan uji kebocoran pintu.
  • Material yang masuk harus dibersihkan terlebih dahulu dari debu kasar sebelum diletakkan di dalam Pass Box.

Kesimpulan

Pass Box bukan sekadar kotak stainless steel di dinding; ia adalah penghalang fisik yang canggih yang melindungi produk farmasi dari kontaminasi eksternal. Pemilihan jenis Pass Box yang tepat, pemeliharaan yang rutin, serta disiplin operasional dari personel adalah kunci untuk menjaga kepatuhan terhadap standar CPOB dan menjamin kualitas produk obat yang dihasilkan.

BACA JUGA  Penggunaan Bahan Baku Kedaluwarsa untuk Pembuatan Obat ? Bolehkah ?

Sumber Referensi:

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). 2018. Pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) 2018.
  • International Organization for Standardization. ISO 14644-1: Cleanrooms and associated controlled environments.
  • World Health Organization (WHO). WHO Technical Report Series, No. 961 – Annex 5: Supplementary guidelines on good manufacturing practices for heating, ventilation and air-conditioning systems for non-sterile pharmaceutical dosage forms.
  • Pharmaceutical Inspection Co-operation Scheme (PIC/S). Guide to Good Manufacturing Practice for Medicinal Products.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berlangganan Artikel

Berlangganan untuk mendapatkan artikel terbaru industri farmasi

Stay Connected

51FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
-

Artikel terkini