Formula Master Metformin 500mg Tablet

FORMULA MANUFAKTUR METFORMIN 500MG TABLET

1. DETAIL PRODUK

Nama Produk: Metformin Hidroklorida 500mg Tablet

Ukuran Batch: 200.000 Tablet

Bentuk Sediaan: Tablet (Pelapisan Film)

Ukuran Unit: 500 mg per tablet

Tanggal Kedaluwarsa: 36 bulan sejak tanggal pembuatan

Ukuran Kemasan: 10 x 10 Tablet (Strip)

2. RUMUS MANUFAKTUR

Metformin Hidroklorida merupakan obat lini pertama untuk diabetes mellitus tipe 2. Tablet metformin 500 mg merupakan dosis awal yang direkomendasikan. Proses pembuatan menggunakan granulasi basah dan pelapisan film.

Bahan Farmasi Aktif:

Metformin Hidroklorida B.P. 102,000 kg

Eksipien:

Povidon K30 B.P. 8,000 kg

Mikrokristalin Selulosa PH-102 B.P. 12,000 kg

Magnesium Stearat B.P. 1,500 kg

Natrium Lauryl Sulfate B.P. 0,500 kg

Air Murni B.P. secukupnya

Fungsi Bahan:

Metformin Hidroklorida B.P. — Bahan farmasi aktif, antidiabetik biguanida

Povidon K30 B.P. — Pengikat

Mikrokristalin Selulosa PH-102 — Pengisi

Magnesium Stearat B.P. — Pelumas

Natrium Lauryl Sulfate B.P. — Pembasah

Air Murni B.P. — Pelarut granulasi

3. PERALATAN

Peralatan Fungsi

——————————– —————————-

Granulator Geser Tinggi Granulasi basah

Pengering Tempat Tidur Fluida Pengeringan

Mesin Penghalus (Comil) Penghalusan

Mesin Pencampur Bentuk-V Pencampuran akhir

Mesin Pemampat Tablet Pemampatan

Mesin Penyalut Film Pelapisan

4. BAHAN KEMASAN

Bahan Kemasan Jumlah

——————————– —————————-

Strip Aluminium/PE 200.000 pcs

Karton Unit 20.000 pcs

Brosur/Lembar Informasi 20.000 pcs

Karton Bergelombang (Kemasan Luar) 1.680 pcs

Selotip Perekat 20.000 pcs

5. SPESIFIKASI

Parameter Spesifikasi

——————————– —————————-

Berat Tablet (termasuk salutan) 620 ± 5% mg

Kekerasan 5 – 8 kp

Friabilitas ≤ 1,0%

Disintegrasi ≤ 30 menit

Pelarutan ≥ 80% dalam 30 menit

Kadar 95,0% – 105,0%

6. INSTRUKSI MANUFAKTUR

Seluruh bahan baku harus memiliki label “Dilolaskan” dan diverifikasi sebelum digunakan.

Timbang ulang seluruh bahan baku di hadapan Kimia Manufaktur.

Periksa ciri fisik bahan (warna, bau, kekentalan) sebelum pencampuran.

Total berat batch harus dicatat dalam Catatan Manufaktur Batch.

pH harus berada dalam batas spesifikasi.

Sampel batch harus dikirim ke Pengendalian Kualitas sebelum pengisian/pengemasan.

Periksa berat isi per unit selama pengisian setiap 15–30 menit.

Pastikan penutupan/kemasan prima dan tidak ada kebocoran.

Periksa kode batch dan tanggal kedaluwarsa pada setiap kemasan.

Pengosongan jalur harus dilakukan sebelum pengisian produk berikutnya.

7. PROSES PEMBUATAN

Langkah 1:

Timbang dan verifikasi seluruh bahan baku sesuai rumus.

Langkah 2:

Ayak Mikrokristalin Selulosa dan Povidon melalui saringan 40 mesh.

Langkah 3:

Masukkan Metformin Hidroklorida, Mikrokristalin Selulosa, dan Povidon ke dalam Granulator Geser Tinggi.

Langkah 4:

Campur kering selama 5 menit pada kecepatan rendah.

Langkah 5:

Siapkan larutan dari Natrium Lauryl Sulfate dalam Air Murni.

Langkah 6:

Lakukan granulasi basah dengan penambahan larutan secara bertahap hingga pembentukan massa basah.

Langkah 7:

Lakukan pengeringan menggunakan Pengering Tempat Tidur Fluida pada suhu 60–65°C hingga kadar residu pelarut ≤ 1,5%.

Langkah 8:

Giling granul kering menggunakan Mesin Penghalus dengan ukuran jaring 20 mesh.

Langkah 9:

Tambahkan Magnesium Stearat, campur selama 5 menit.

Langkah 10:

Uji keseragaman campuran serbuk.

Langkah 11:

Pemampatan tablet (biconvex, putih) menggunakan mesin pemampat tablet.

Langkah 12:

Target berat: 600 mg ± 5%.

Langkah 13:

Pelapisan film menggunakan pelarut penyalut Opadry II putih.

Langkah 14:

Kirim sampel ke Pengendalian Kualitas: kadar, friabilitas, disintegrasi, pelarutan.

Langkah 15:

Pengemasan dalam strip dan karton setelah persetujuan Pengendalian Kualitas.

Hasil Produksi:

Hasil Teoritis: 200.000 Tablet

Hasil Praktis: 200.000 ± 3% Tablet

Proses Pengemasan:

10 tablet per strip.

10 strip per karton unit.

Masukkan 12 karton unit ke kemasan luar.

Beri label dan kode batch pada setiap kemasan.

8. DETAIL MEREK

Dokumen ini disusun untuk keperluan edukasi dan referensi. Selalu patuhi regulasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam pembuatan produk farmasi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Berlangganan Artikel

Berlangganan untuk mendapatkan artikel terbaru industri farmasi

Stay Connected

51FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
-

Artikel terkini