Perbedaan Antiseptik dan Disinfektan

Selama ini banyak orang yang mengira bahwa antiseptik dan disinfektan itu sama padahal kedua istilah ini berbeda. Banyak orang juga mengira dan mempertukarkan artinya, dalam tulisan ini mencoba memberikan pemahaman perbedaan antara keduanya sehingga masyarakat dapat lebih mengoptimalkan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.

Antiseptik substansi kimia yang digunakan pada mahluk hidup/ bagian tubuh manusia untuk menghancurkan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan risiko infeksi atau penyakit. Aplikasi antiseptik digunakan pada organ sehat, misal tangan ataupun pada organ yang sakit, misal luka. Biasanya antiseptik mempunyai kadar kimia lebih rendah dibandingkan dengan disifektan karena digunakan pada tubuh manusia (dengan pertimbangan keamanan).

Antifect alkohol
Contoh Antiseptik untuk luka

 

Berikut contoh antiseptik yang sering digunakan : alkohol/etanol 70%, Povidone Iodine 10%. chlorhexidine, biguanida, dan turunan fenol halogen.

____________________________________________________________________________________________

Disinfektan adalah substansi kimia yang digunakan pada benda mati atau pada permukaan benda mati untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme (bakteri, jamur atau virus). Disinfektan tidak efektif terhadap spora bakteri. Tujuannya adalah penghambatan penyebaran mikroorganisme pada permukaan alat/lantai/dinding yang berisiko menginfeksi ke manusia. Jadi permukaan alat menjadi lebih steril risiko mikroorganisme/bakteri pindah ke manusia menjadi lebih kecil. Disinfektan yang sering digunakan dalam farmasi dan rumah sakit adalah hidrogen peroksida. Contoh penggunaanya pada pembersihan ruang steril, dapat dibaca tulisan saya sebelumnya di https://farmasiindustri.com/cpob/fumigasi-di-industri-farmasi.html.

Disinfektan seharusnya tidak digunakan untuk tubuh manusia karena berisiko efek kesehatan berupa iritasi pada membran mukosa (hidung, mata, mulut) dan risiko kesehatan yaiut iritasi saluran pernafasan. Ini terjadi pada bahan kimia hidrogen peroksida, asam perasetat dan asam asetat. Hidrogen peroksida dapat terhirup masuk ke dalam pernafasan atau kontak dengan mata. Hidrogen peroksida dapat membuat iritasi pada mata, kulit dan membran mukosa. Bila kena mata dengan konsentrasi lebih dari 5% dapat menyebabkan cacat permanen. Tes pada hewan di laboratorium dapat bersifat karsinogen (menyebabkan kanker).  Hidrogen peroksida dapat mencemari tanah dan air karena dengan lambat terurai. Pada umumnya disinfektan bersifat korosif, sifat ini yang menyebabkan risiko kesehatan pada manusia berupa iritasi kulit dan saluran pernafasan bila kontak dengan tubuh.

BACA JUGA  YUK BELAJAR, BAGAIMANA SIH “VAKSIN HALAL” DIBUAT?

Disinfektan etilen oksida cukup berbahaya bila tidak ditangani dengan benar karena bersifat mudah terbakar dan meledak.

Berikut ini beberapa contoh subtansi kimia  disinfektan : Alkohol, etilen oksida, formalin ,hidrogen peroksida (H2O2) dan fenol.

cairan-pembersih-fumigasi
Contoh Disinfektan yang berisi Hidrogen Peroksida
10113
Contoh disinfektan

Baik antiseptik maupun disinfektan disebut biosida. Contoh bahan kimia yang termasuk antiseptik dan disinfektan adalah hidrogen peroksida, akan tetapi konsentrasi yang digunakan berbeda. Kadar lebih rendah digunakan untuk antiseptik karena digunakan pada tubuh manusia.

Berikut tabel perbedaan Antiseptik dan disinfektan :

No Antiseptik Disinfektan
1. Digunakan pada tubuh manusia / makluk hidup Digunakan pada benda mati
2. Kadar bahan kimia lebih rendah dinbandingkan disinfektan Kadar bahan kimia lebih tinggi dibandingkan dengan antiseptik
3. Contoh : alkohol/etanol 70%, Povidone Iodine 10%. chlorhexidine, biguanida, dan turunan fenol halogen. Alkohol, etilen oksida, formalin ,hidrogen peroksida (H2O2) dan fenol.

 

Untuk daftar disinfektan rumah tangga yang dapat digunakan untuk menghadapi virus COVID-19 /Corona Virus, berikut rekomendasi dari LIPI.[23032020] Siaran Pers – Daftar Sementara Bahan Aktif dan Produk Rumah Tangga untuk Disinfeksi Virus COVID-19

Untuk versi dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau The U.S. Environmental Protection Agency (EPA) dapat diakses berikut ini.

 

Sumber :

  • https://www.pharmaguideline.com/2018/10/difference-between-disinfectants-and-antiseptic.html
  • https://www.healthline.com/health/what-is-antiseptic#takeaway
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5685540/
  • https://www.lenntech.com/processes/disinfection/chemical/disinfectants-hydrogen-peroxide.htm
  • https://www.labour.gov.hk/eng/public/os/C/Disinfectants.pdf
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780081000229000153
M. Fithrul Mubarok

tinggalkan komentar .........

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.